Cara Mudah dan Tepat Menanam Cabai di Rumah

Bagi Kamu penggemar makanan pedas, pasti kamu tidak asing lagi dengan tanaman yang satu ini, yaitu tanaman cabai atau cabai. Sebagai orang Indonesia, biasanya makan akan terasa kurang lengkap kalau belum ada sambal ataupun cabai.

Orang Indonesia terkenal dengan kemampuannya dalam memakan makanan pedas. Ini karena hampir di setiap makanan khas Indonesia pasti ada unsur cabai-nya. Tidak heran kalau cabai menjadi komoditas sayuran unggulan daerah dan nasional.

Selain memiliki rasa pedas yang nikmat, ternyata cabai juga memiliki banyak manfaat lainnya, seperti mengatasi hidung tersumbat, mengobati nyeri, meningkatkan imunitas tubuh, hingga mengurangi risiko terserang penyakit jantung.

Cara Menanam Cabai

Nah, untuk kamu penggemar cabai, sekarang kamu juga bisa menanam cabai di rumah, lho. Kamu bisa menanam cabai di sebidang tanah, pot, polybag, atau bahkan menggunakan teknik hidroponik.

Untuk selengkapnya, yuk simak beberapa cara menanam cabai berikut ini!

Salah satu jenis cabai yang menjadi favorit banyak orang adalah cabai rawit. Meskipun cabai rawit memiliki ukuran kecil, namun rasanya sangat pedas. Cabai ini memiliki 2 varietas besar, yakni rawit merah yang biasa dijadikan bumbu masakan dan rawit hijau yang biasa dimakan bersama dengan gorengan.

Langkah Menanam Cabai Rawit:

  • Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menyiapkan benih cabai rawit yang baik. Kamu bisa mengambil benih cabai rawit dari biji yang ada dalam cabai rawit itu sendiri.
  • Rendam biji cabai rawit dalam air, jangan gunakan biji cabai rawit yang mengambang, karena biji yang tenggelam memiliki kualitas yang lebih baik.
  • Jemur biji rawit sampai kering, biasanya ini memakan waktu 3 hari.
  • Kemudian siapkan media semai untuk proses penyemaian. Kamu bisa mencampurkan tanah, pupuk kandang, dan kompos dengan perbandingan 3:2:1.
  • Untuk menghindari serangan penyakit pada tanaman cabai, kamu harus melakukan disterilisasi media semai dengan cara menjemurnya di bawah matahari, lalu didinginkan dan dimasukan ke dalam wadah penyemaian. Kemudian siram media semai.
  • Setelah benih dan media semai siap, kamu bisa mulai penyemaian dengan cara masukan benih ke dalam wadah sedalam 0,5 cm, lalu tutup permukaannya dengan media tanam.
  • Setelah benih tumbuh menjadi tanaman cabai, kamu bisa mulai penanaman dengan memindahkannya ke tempat yang lebih besar.
  • Taruh tanaman cabai di tempat yang mendapatkan sinar matahari yang cukup.
  • Siram tanaman cabai dengan air setiap hari. Jangan lupa untuk merawatnya dengan memberikan nutrisi melalui pemupukan.
  • Kamu bisa memanen cabai rawit setelah 3 bulan.
  • Kamu bisa menggunakan metode ini sebagai cara menanam cabai rawit di polybag atau di pot yang bisa kamu sirami setiap hari.

Langkah Menanam Cabai Hidroponik:

  • Siapkan benih cabai yang baik. Kamu bisa memilih benih cabai lokal maupun cabai impor.
  • Rendam biji cabai dalam air hangat selama tiga jam. Pilih biji-biji cabai yang tenggelam. Kemudian bungkus benih cabai dengan kain basah selama 24 jam. Ini akan mempercepat proses perkecambahan.
  • Siapkan media penyemaian, yakni campuran tanah, kompos, dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1.
  • Lalu sebarkan benih-benih cabai ke dalam media penyemaian. Siram benih cabai di pagi dan sore hari selama 3-4 hari sampai benih berkecambah. Selama proses ini kamu perlu menghindari benih cabai dari sinar matahari langsung.
  • Sambil menunggu bibit cabai tumbuh, kamu bisa menyiapkan media tanam hidroponik dengan metode wick atau deep water culture.
  • Setelah 21-24 hari, pindahkan bibit cabai ke media tanam hidroponik.
  • Kemudian rawat dan beri nutrisi pada tanaman cabai sampai cabai siap dipanen.

Itu dia beberapa cara menanam cabai yang bisa kamu lakukan di rumah. Jangan lupa untuk menyirami tanaman cabai dengan air setiap hari ya!

Setelah cabai panen, kamu bisa membuat masakan pedas dan sambal dengan cabai hasil panen kamu sendiri. Tapi kamu tetap harus hati-hati dan jangan makan makanan pedas kebanyakan sampai sakit perut ya.

Nah, untuk kamu yang ingin mulai berkebun di rumah, sekarang kamu bisa beli berbagai keperluan berkebun, seperti benih bibit, pot, irigasi, sampai penyiram tanaman yang semuanya bisa kamu dapatkan di TaniHub!

Tak hanya lengkap dan berkualitas, belanja di TaniHub juga banyak keuntungannya seperti mendapatkan layanan pengiriman yang cepat, layanan hubungan pelanggan selama 7 hari, metode pembayaran yang beragam, promo – promo menarik serta layanan kepuasan pelanggan yang menjamin penggantian jika barang yang dipesan tidak sesuai.

Untuk berbelanja di TaniHub Kamu bisa mengunjungi websitenya yaitu https://TaniHub.com atau mengunduh aplikasi onlinenya di Play Store dan AppStore.