Pengalaman Pertama Ganti Oli Motor Sendiri

Setelah menempuh jarak hampir 700 km, ternyata oli Shell Advanced AX7 feelingnya sudah ga enak. Setelah dicek, warna olinya mulai menghitam dan ketika turun ke gigi 1 kok keras gitu ga seperti sebelumnya. Sepertinya memang waktu yang tepat untuk ganti oli, duitnya juga lagi ada hehe.

Nah, biasanya gue ganti oli ke bengkel AHASS, bayar Rp 44.000 gue dapat oli baru sudah termasuk jasanya. Kali ini gue mau mencoba sesuatu yang belum pernah gue coba sebelumnya, ganti oli sendiri!

Awalnya ragu karena memang gue ga ngerti motor, tapi demi memuaskan rasa penasaran, nekat deh. Gue beli kunci ring 17, awalnya sempat bingung ukurannya 14 atau 17 ya, soalnya pas gue lihat ada 2 baut di bagian bawah mesin.

Saat ganti oli pertama, Shell Advanced AX7 gue ganti di bengkel, hehe gue masih takut kalau salah buka bautnya. Setelah browsing sampai bener-bener yakin kalau baut tap oli itu ukurannya 17 dan posisinya di sebelah kanan (rem kaki).

Oke, urusan baut selesai. Kemudian, olinya selama ini gue pakai AHM Oil MPX 1 tapi kok setelah gue lihat secara spesifikasi kurang mantep ya. (10W-30, SL, MA) itu spek si MPX 1. Gue pilih Castrol Power 1 dengan spesifikasi (10W-40, SL, MA2) harganya Rp 45.000 beda tipis sama oli MPX 1.

Gue lihat waktu di AHASS mereka semprot lobang oli pake kompresor, tapi karena ga punya akhirnya gue injek kick starter berulang-ulang sampai tidak ada oli yang menetes. Baru deh tuang oli barunya perlahan-lahan, tentunya setelah baut tap olinya dipasang dan dikencangkan. Sip, selesai sudah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *