Tips Memilih VPS

Tips Memilih Layanan Sewa VPS di Indonesia

Ada banyak jenis hosting yang bisa kamu pilih untuk membuat website pribadi, selain shared hosting, kamu juga bisa menggunakan layanan sewa vps hosting.

Jika berbicara mengenai VPS hosting, saat ini di Indonesia ada banyak sekali layanan VPS dengan lokasi dan server yang bisa menjadi pilihan. Banyak hal menarik yang bisa kamu temukan pada setiap masing masing layanan VPS Indonesia atau biasa disingkat IIX (Indonesia Internet Exchange).

Tetapi tidak semua penyedia layanan VPS di Indonesia bisa memenuhi syarat yang kamu butuhkan. Karena itu kamu tidak boleh sembarangan dalam memilih VPS, karena kemungkinan besar akan mengalami kerugian.

Kerugian apa yang bisa kamu dapatkan? Kerugian disini adalah kerugian materi, karena biaya sewa untuk layanan VPS tentu berbeda dengan biaya sewa shared hosting, biaya sewa VPS hosting jelas lebih mahal karena memang sumber dayanya jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan shared hosting.

Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan dalam memilih VPS hosting yang sesuai dengan kebutuhan. Lalu apa saja hal yang harus kamu perhatikan dan pertimbangan dalam memilih sewa VPS hosting? Simak ulasan tips berikut ini.

  1. Perhatikan fungsi dari layanan VPS yang akan digunakan

Pertama yang harus kamu perhatikan agar biaya yang kamu keluarkan menjadi lebih efisien adalah, kamu perlu memperhatikan fungsi layanan VPS itu sendiri.

Perlu diketahui bahwa VPS tidak hanya bisa sekedar hosting yang menyimpan data data dalam website saja, VPS mempunyai banyak fungsi lain, misalnya menjadi penghubung layanan internet, penyimpanan software yang bisa dijalankan secara online dan masih banyak lagi.

Jadi jika kamu berminat untuk menyewa layanan VPS hosting sebaiknya pilih yang sesuai dengan kebutuhan, guna mendapatkan biaya yang lebih efisien.

  1. Sistem operasi yang digunakan VPS

Ada beberapa jenis sistem operasi yang biasa digunakan oleh layanan VPS, pada umumnya sistem operasi yang populer digunakan layanan VPS adalah sistem operasi Windows dan Linux.

Mengenai sistem operasi, mayoritas layanan VPS di Indonesia menggunakan sistem operasi Linux, namun saat ini tidak jarang juga yang menyediakan dengan sistem operasi Windows, dengan lebih banyak fitur yang akan memudahkan kamu dalam hal pengoprasiannya. Pastikan kamu memilih layanan VPS yang menggunakan sistem operasi yang kamu butuhkan.

  1. Kapasitas Bandwidth per bulan

Sangat disarankan untuk kamu memperhatikan mengenai berapa kapasitas bandwidth yang akan kamu dapatkan setiap bulannya ketika memilih layanan VPS. Namun kebanyakan penyedia VPS di Indonesia sekarang menyediakan layanan VPS dengan kapasitas bandwidth yang cukup besar.

Akan tetapi kebutuhan besaran bandwidth setiap website tentu akan berbeda beda, misalnya website personal dengan website sebuah perusahaan e-commerce skala nasional jelas akan sangat berbeda besaran bandwidth yang dibutuhkan. Jadi pastikan kamu memilih layanan VPS hosting yang tepat sesuai dengan apa yang dibutuhkan.

  1. Spesifikasi VPS

Kecepatan akses data yang tersimpan dalam sebuah VPS tidak hanya dipengaruhi oleh besaran bandwidth saja, akan tetapi spesifikasi VPS juga sangat menentukan seberapa cepat atau lambatnya akses data yang akan di proses.

Setidaknya ada dua hal yang harus kamu perhatikan ketika memilih spesifikasi VPS untuk menentukan seberapa cepat akses data yang tersimpan dalam sebuah VPS. Dua hal yang harus menjadi perhatian adalah spesifikasi prosesor dan besaran RAM yang digunakan penyedia layanan VPS tersebut.

Semakin besar clock speed atau kecepatan prosesor dan besaran RAM, maka akan semakin cepat juga akses data yang kamu simpan pada layanan VPS tersebut.

  1. Jenis penyimpanan data

Setelah mengetahui prosesor dan RAM yang digunakan oleh penyedia VPS, selanjutnya yang harus kamu perhatikan adalah jenis dari penyimpanan data tersebut.

Ada dua jenis penyimpanan yang bisa kamu temukan pada penyedia sewa VPS, antara lain HDD dan SSD. Jika menginginkan akses data yang lebih cepat disarankan untuk memilih jenis penyimpanan SSD, selain proses yang lebih cepat, SSD juga dikenal lebih stabil.